Langsung ke konten utama

Diperdayakan (?)


Saat googling untuk mencari biodata almarhum Ibrahim Rewa (mantan Bupati Takalar, yang meninggal dunia, Rabu pagi, 2 Maret 2016), saya menemukan berita online berjudul: "Takalar Punya Lokasi Buang Sampah Terbaru."





----------

DIPERDAYAKAN



Saat googling untuk mencari biodata almarhum Ibrahim Rewa (mantan Bupati Takalar, yang meninggal dunia, Rabu pagi, 2 Maret 2016), saya menemukan berita online berjudul: "Takalar Punya Lokasi Buang Sampah Terbaru."

Karena saya anggap ini berita menarik, maka saya pun membacanya. Pada paragraf kedua, bagian kutipan langsung pernyataan Bupati Takalar (seharusnya dijadikan paragraf ketiga, karena membuka kutipan langsung), tertulis kata: " ... sehingga masyarakat sekitar bisa diperdayakan untuk bekerja,"
Kata "diperdayakan", tentu saja salah, karena kata ini bisa berarti ditipu. Yang benar adalah "diberdayakan", artinya dibuat berdaya.

Kalau pun narasumber salah ketika mengucapkannya, wartawan harus membenarkannya ketika menulis berita, jangan ikut-ikutan salah.

Mohon maaf (dan janganki marah kodong), ini hanya curahan hati saya sebagai pembaca.

Gowa, 2 Maret 2016
Asnawin Aminuddin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Makna Lambang PWI

LAMBANG PWI memiliki warna dasar hitam dan berbentuk segi lima, yang melambangkan rangka yang menjadi dasar landasan idiil, yakni Pancasila. Bentuk bagian luar berwarna biru, dengan rangkaian kapas dan padi melambangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran yang diperjuangkan oleh organisasi (warna kuning mas). (int)

Tiga Pertanyaan Sebelum Menulis Feature

DIKLAT JURNALISTIK. Direktur Perpustakaan Pers PWI Sulsel, Asnawin Aminuddin, membawakan dua materi, yakni "Memahami dan Menulis Berita" dan "Teknik Menulis Feature", pada Diklat Jurnalistik Pelajar SLTA se-Kabupaten Bulukumba, di SMA Negeri 1 Bulukumba, Selasa, 25 Juni 2013. (ist)