Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2011

Pengusaha Otobus Makassar Ancam Mogok Massal

CURHAT. Rahman Pina (ujung kiri) menerima aspirasi pengusaha angkutan yang dipimpin Rifai Manangkasi (duduk di samping Rahman Pina) mendatangi kantor DPRD Kota Makassar, Senin 15 Agustus 2011. Seluruh pengusaha otobus di Makassar mengancam akan melakukan mogok massal menjelang Lebaran karena merasa dirugikan dengan kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang mengeluarkan kebijakan naik-turun penumpang. (Foto: Jumain Sulaiman/Fajar)

Nazaruddin, Wartawan, dan Media Massa

Melalui sikap yang skeptis, kebenaran itu dicari untuk kemudian dinyatakan atau diberitakan tanpa ragu. Dengan kata lain, wartawan harus selalu meragukan informasi awal yang diterimanya, agar tidak ragu-ragu dalam menyampaikan berita.

REI Sulsel Bantu PWI Bangun Masjid Wartawan

Pengurus Real Estat Indonesia (REI) cabang Sulawesi Selatan pada Ramadhan 1432 Hijriah memberikan bantuan pembangunan masjid kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel. Tak hanya itu beberapa pengusaha lain, juga turut membantu, seperti ketua Kadin Sulsel, Zulkarnaen Arief, membantu besi dan semen, kemudian Endong Patompo bantu semen, Idris Manggabarani dan pengusaha lainnya berupa cat.

Jaksa Masih Dalami Kasus Penistaan PWI

Anggota PWI Sulsel, Burhanuddin Amin, terancam dihukum penjara satu tahun empat bulan. Itu jika pasal 310 KUH Pidana yang dijerat kepolisian terhadap pelaku penistaan lembaga PWI Cabang Sulsel tersebut diterima tim penyidik Kejaksaan Negeri Makassar. Berkas perkara kasus dugaan penistaan organisasi PWI Sulsel masih tertahan di Kejaksaan Negeri Makassar.

Gubernur Melaka Diberi Gelar "Puto Limpo Daeng Mabborong"

Suasana pemberian gelar Puto Limpo Daeng Mabborong kepada Gubernur Melaka Tuan Yang Terutama Tun Datuk Seri Utama Mohd Khalil bin Yaakob, di kawasan adat Ammatowa, Kajang, Bulukumba, Senin, 18 Juli 2011. Puto Limpo Daeng Mabborong memiliki makna sebagai pemimpin pemersatu serta orang yang sangat menghargai budaya serta selalu memelihara gotong royong. (foto: