Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2007

Aku Tidak Mau Terjatuh

Aku Tidak Mau Terjatuh

Karya : Asnawin

Ranting tua itu hampir patah
Badanku terlalu berat baginya
Sudah terlalu lama aku bergelantungan
Kakiku sudah hampir mencapai tanah

Aku harus pindah ke ranting lain
Aku tidak mau terjatuh

Karena tanah di bawah sana becek
Karena tanah di bawah sana bau
Karena tanah di bawah sana berlumpur

Makassar, 9 November 2007

Tak Rela

Tak Rela

Karya : Asnawin

Di balik kegembiraan, ada kesedihan
Di balik keyakinan, ada keraguan
Di balik cinta, ada dendam

Aku tak ingin
Kegembiraan
Berubah menjadi kesedihan

Aku tak ingin
Keyakiyan
Berubah menjadi keraguan

Aku tak rela
Cinta
Berubah menjadi dendam

Makassar, 31 Desember 2007

Pada Hari Sumpah Pemuda

Pada Hari Sumpah Pemuda
Banyak pemuda yang bingung
Banyak pemuda yang pusing
Banyak pemuda yang teler
Banyak pemuda yang tersenyum kecut

Orang Yang Berada Di Atas

Karya: Asnawin

Ketika sudah berada di atas
Orang kadang-kadang lupa
Bahwa dia tidak langsung di atas
Melainkan menapak anak tangga

Orang yang sudah berada di atas
Kadang lupa
Bahwa dia tidak langsung di atas
Melainkan melalui banyak rintangan

Tidak sedikit orang yang berada di atas
Tidak ingat lagi
Bahwa dia tidak langsung di atas
Melainkan banyak orang yang telah membantunya

Tak ada yang salah, tak ada yang benar
Karena hidup ini pilihan
Tuhan pun hanya memberi kita pilihan
Silakan pilih jalan lurus atau jalan bengkok

Orang yang sudah berada di atas pun
Tidak bisa disalahkan
Mereka bisa terlupa dan terlena
Mereka pun bisa sengaja melupakan

Orang yang berada di bawah pun
Tak berhak marah
Kepada orang yang berada di atas
Meskipun ia punya andil

Makassar, 27 Oktober 2007

Kesedihan Wartawan

(karya: asnawin)

Engkau termasuk makhluk mulia
Engkau ibarat Malaikat Jibril
Yang membawa ayat-ayat Tuhan
Dari langit kepada nabi dan rasul

Engkau termasuk makhluk mulia
Engkau ibarat nabi dan rasul
Yang menyebarkan berita
Dari langit kepada umat manusia

Kesedihanmu adalah kesedihan Malaikat Jibril
Kesedihanmu adalah kesedihan nabi dan rasul
Kesedihanmu adalah kesedihan para pemuka agama
Kesedihanmu adalah kesedihan penyeru kebajikan

Pernahkah engkau bersedih
Kapankah engkau bersedih
Bagaimana bentuk kesedihanmu
Di manakah engkau bersedih

Engkau tak perlu menjawabnya
Engkau tak perlu mengucapkannya
Engkau tak perlu menuliskannya
Karena aku sudah tahu

Engkau bersedih
Ketika tidak lagi
Diberi kepercayaan
Membuat berita

Engkau bersedih
Ketika tidak lagi
Punya kemampuan
Membuat berita

Engkau bersedih
Ketika tidak lagi
Punya media massa
Untuk menyebarkan berita

Makassar, 23 Oktober 2007

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Karya: Asnawin

Satu bulan bukanlah waktu yang singkat
Cukup banyak yang bisa dilakukan
Tidak sedikit yang dapat terjadi
Apalagi di kala siang hari harus berpuasa

Satu bulan telah berlalu
Apa yang telah saya lakukan
Apa yang telah terjadi
Sempurnakah puasaku?

Memasuki 1 Syawal
Saya hanya bisa
Menengadah
Memohon ampunan-Nya

Kepada saudaara-saudaraku
Di mana pun berada
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon maaf lahir batin

Makassar, 10 Oktober 2007

Alamat Redaksi Media Massa

Kantor Redaksi Media Massa
08:39, Monday, February 19, 2007 .. 0 comments .. Link
1. ANTARA
Wisma ANTARA Lt 19-20,
Jl Medan Merdeka Selatan No. 17, Jakarta 10110
Telp. (021) 3459173, 3802383, 3812043, 3814268.
Fax. (021) 3840907, 3865577
Email : redaksi@antara.co.id,
letter@antara.co.id,
newsroom@antara.co.id

2. BERITA KOTA
Delta Building Blok A 44-45,
Jl Suryopranoto No 1 – 9 Jakpus 10160.
Telp. (021) 3803115.
Fax. (021) 3808721
Email : berikot@biz.net.id

3. BISNIS INDONESIA
Wisma Bisnis Indonesia, Lt 5 – 8,
Jl. KH Mas Masyur No. 12 A Jakpus 10220
Telp. (021) 57901023.
Fax. (021) 57901025
Email : redaksi@bisnis.co.id.
SMS : 021-70642362

4. DETIK.COM
Aldevco Octagon Building - Lantai 2
Jl. Warung Buncit Raya No.75, Jakarta Selatan 12740
Telp. (021) 794.1177.
Fax. (021) 794.4472
Email : redaksi@staff.detik.com

5. HARIAN TERBIT
Jl. Pulogadung No. 15,
Kawasan Industri Jaktim 13920.
Telp. (021) 4603970.
Fax. (021) 4603970
Email : terbit@harianterbit.com.
Sms Korupsi : 0817-9124842

6. SENTANA
Jl. Rawa Teratai II/6, Kawasan …

Selamat Jalan Kawanku

Selamat Jalan Kawanku
Karya: Asnawin

Aku terbangun ketika alarm hp-ku berbunyi
Jam menunjukkan pukul 03.01 dinihari
Aku pun bangun untuk makan sahur
Isteriku rupanya sudah sibuk di dapur

Tiba-tiba hp-ku berbunyi lagi
Sebuah sms dari teman sekantor
Aku membacanya
Dan berita itu akhirnya datang

Teman sekantor kami meninggal dunia
Dia sakit sejak bulan lalu
Dokter bilang, sakitnya gangguan fungsi hati
Akhirnya Tuhan pun mengambil nyawanya

Lanskap ingatanku langsung menerobos waktu
Ketika kami bercanda di kantor
Ketika kami berekreasi
Ketika kami saling curhat

Temanku itu seorang Kristiani yang cukup taat
Tetapi ia fasih mengucapkan sebuah ayat Alquran
Innallaha ma'asshabirin
Sesungguhnya Tuhan bersama orang yang sabar

Ia memang cukup sabar
Sabar menghadapi berbagai masalah
Sabar menghadapi pimpinan yang semiotoriter
Sabar mendidik dua anaknya yang sudah dewasa

Ketika aku menjenguknya di rumah sakit
Ia berkata lirih
"Anak-anak saya sudah pada besar,
saya sudah agak tenang."

Aku masih sempat memeluknya

Sungguh Terlalu!

Oleh: Asnawin
email : asnawin@hotmail.com

Sepasang suami isteri bersama dua anaknya yang masih bocah, berbelanja di sebuah pusat perbelanjaan. Setelah berbelanja di sebuah supermarket, sang isteri mengajak suami dan anak-anaknya ke toko pakaian.
Dari luar toko terpampang tulisan besar Diskon 50%+20%. Ada juga yang tertulis langsung Diskon 70%.
Setelah melihat-lihat, ternyata memang banyak pakaian yang diskon, mulai dari 10% hingga 70%. Tetapi setelah diteliti, ternyata harga pakaian sudah dilipatgandakan dari harga normal.
Pakaian yang sebelum Ramadan harganya paling tinggi Rp 35.000, kini harganya menjadi Rp 133.000, kemudian di atasnya ada kertas bertuliskan diskon s/d 70%. Itu artinya, diskon pakaian belum tentu 70%, melainkan paling tinggi 70%. Tulisan 's/d' yang artinya 'sampai dengan', juga ditulis dengan huruf kecil, sehingga banyak orang terkecoh.
Masih di toko pakaian yang sama, ada tulisan "harga mulai dari Rp 15.000", tetapi tulisan "mulai dari"…

Puisi Buat Si Polan

Oleh : Asnawin
email : asnawin@hotmail.com

Abunawas kaget mendengar berita tentang dijatuhkannya vonis dua tahun penjara kepada Si Polan. Abunawas kaget karena Si Polan baru dua hari lalu dilantik sebagai anggota parlemen pengganti artarwaktu.
Nalurinya sebagai seniman langsung bekerja. Abunawas ingin membuat puisi buat Si Polan. Ia pun segera mengumpulkan serpihan ingatannya tentang Si Polan. Maka meluncurlah beberapa bait.

Ketika masih kuliah
Si Polan....
Biasa-biasa saja

Ketika masih kuliah
Si Polan....
Tidak terlalu dikenal

Ketika masih kuliah
Si Polan....
Bukan mahasiswa berprestasi

Ketika masih kuliah
Si Polan....
Bukanlah siapa-siapa

Abunawas kembali membuka memorinya tentang Si Polan. Belasan tahun lalu, ia berkenalan dengan Si Polan dan ingatannya pun kembali.

Setelah meraih gelar sarjana
Si Polan....
Menjadi pegawai negeri sipil

Setelah meraih gelar sarjana
Si Polan....
Aktif berorganisasi

Setelah meraih sarjana
Si Polan....
Memimpin sebuah perusahaan

Setelah meraih gelar sarjana
Si Polan....
Menjadi…

Jelang Ramadhan

Jelang Ramadhan

Karya : Asnawin

Rekanku terbaring lemah di rumah sakit
Aku menjenguknya
Nyaris aku tak mengenalnya
Aku pun sedih
Air mataku nyaris tumpah

Istriku menanti di rumah
Aku pun pulang menemuinya
Wajah ceria menyambutku
Istriku memelukku
Air mataku nyaris tumpah

Istriku kemudian mengingatkan
Bahwa sebentar malam
Adalah malam pertama Ramadhan
Dan istriku ingin diantar ke mall
Air mataku nyaris tumpah

Istriku mengganti pakaian
Aku segera masuk ke kamar mandi
Kuperiksa isi dompetku
Ada selembar 50 ribuan terselip
Air mataku nyaris tumpah

Makassar, 12 September 2007

Pohon Besar di Hatiku

Terima kasih pohon besarku
Terima kasih karena kau tetap tumbuh
Terima kasih karena kau tumbuh di hatiku

Penyegaran dan Pemantapan Pelatih Wartawan

TOKOH PERS. Penulis (tengah) foto bersama mantan Ketua PWI Pusat, Sofyan Lubis (paling kanan) dan mantan Sekjen PWI Pusat/mantan Anggota Dewan Pers, Wina Armada Sukardi, pada sebuah pertemuan. (dok. pribadi)

Kegelisahan Seorang Wartawan

Masih adakah kegelisahan di tubuh kita
Masih adakah kesesakan di dada kita
Masih adakah kesedihan di hati kita
Masih adakah kemauan di diri kita