Langsung ke konten utama

Penyegaran dan Pemantapan Pelatih Wartawan



TOKOH PERS. Penulis (tengah) foto bersama mantan Ketua PWI Pusat, Sofyan Lubis (paling kanan) dan mantan Sekjen PWI Pusat/mantan Anggota Dewan Pers, Wina Armada Sukardi, pada sebuah pertemuan. (dok. pribadi)





-----


Penyegaran dan Pemantapan Pelatih Wartawan



Ada perasaan segar dan bugar kembali setelah mengikuti "Penyegaran dan Pemantapan Pelatih Wartawan Tingkat Nasional", di New Metro Hotel, Semarang, 27-29 Agustus 2007.

Tribuasana Said dari Lembaga Pendidikan Dokter Soetomo (LPDS) memberikan kritikan dan masukan tentang kurikulum pendidikan dan pelatihan wartawan.

Nugroho yang doktor dan magister psikologi, membagikan pengalamannya sebagai dosen, serta memaparkan berbagai teknik dan metode mengajar agar proses belajar mengajar atau proses pelatihan berlangsung efektif.

Wina Armada Sukardi yang Sekjen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan anggota Dewan Pers, mengungkapkan materi-materi pokok dan cara mengajar atau melatih "Hukum Pers" dan "Kode Etik Jurnalistik".

Tarman Azzam yang Ketua Umum PWI Pusat dengan suara dan gayanya yang selalu bersemangat "memukul-mukul" kepala dan dada, serta menjabat tangan para peserta dengan erat sambil menggoyang-goyangkannya.

Zaini Bisri dari PWI Cabang Jawa Tengah membagi-bagikan pengalamannya dalam membuat program pelatihan jurnalistik yang dilakukan Lembaga Pendidikan Wartawan (LPW) PWI Jateng.

Macam-macam pelatihan dan pendidikan kewartawanan yang dilakukan di LKBN Antara (Jakarta) dan harian Suara Merdeka (Semarang), juga dipaparkan kepada peserta.

E Soebekti dari PWI Pusat melengkapi materi penyegaran dengan menawarkan berbagai jenis pelatihan dan pendidikan kewartawanan, lengkap dengan kurikulumnya.

Hendry Ch Bangun yang Wakil Ketua PWI Pusat Bidang Pendidikan dan sehari-hari wartawan senior harian Kompas, dengan gayanya yang familiar dan penampilannya yang sederhana, juga tampil cukup sempurna sebagai Ketua Panitia.

Suasana "Penyegaran dan Pemantapan Pelatih Wartawan" menjadi lebih sempurna karena pada Selasa (28/8/2007) sore, Presiden SBY mengumumkan memilih Gubernur Jateng, Mardiyanto, sebagai Menteri Dalam Negeri.

Sebagai ungkapan rasa syukur, pengurus PWI Jateng mentraktir kami makan malam di Simpang Lima dan kami pun makan diiringi musik dan lagu dari beberapa pengamen.

Terima kasih kepada pengurus PWI Pusat dan PWI Cabang Jateng atas terselenggara dan suksesnya kegiatan tersebut, sehingga kami benar-benar merasa "segar" kembali dan lebih bersemangat untuk mengadakan berbagai kegiatan pendidikan dan pelatihan jurnalistik untuk meningkatkan kualitas wartawan, serta memperkenalkan jurnalistik kepada masyarakat.

Wassalam

Asnawin (PWI Cabang Sulsel)
Semarang, 29 Agustus 2007

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Makna Lambang PWI

LAMBANG PWI memiliki warna dasar hitam dan berbentuk segi lima, yang melambangkan rangka yang menjadi dasar landasan idiil, yakni Pancasila. Bentuk bagian luar berwarna biru, dengan rangkaian kapas dan padi melambangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran yang diperjuangkan oleh organisasi (warna kuning mas). (int)

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan.


-----------------------------

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan, pemerintah dan masyarakat Sidrap dan Enrekang, serta membenahi sekretariat PWI Perwakilan Sidrap.

Tekad tersebut diungkapkan dalam beberapa kesempatan, antara lain pada Rapat Kerja PWI Sulsel di Makassar, Sabtu, 15 Januari 2011, serta sesaat setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Sidrap, di Hotel Grand Zidny Pangkajene Sidrap, S…