Langsung ke konten utama

PWI Sulsel Kirim 6 Atlet Tenis Meja ke Porwanas XII


PORWANAS XII. Tim tenis meja Porwanas PWI Sulsel berlatih sejak beberapa bulan lalu menghadapi Porwanas XII, di Bandung, Jawa Barat, 25-29 Juli 2016. Insert: Achmad Yani Nyanggu.







-------


PWI Sulsel Kirim 6 Atlet Tenis Meja ke Porwanas XII


MAKASSAR, (PEDOMAN KARYA). Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel mengirim enam atlet tenis meja untuk berlaga pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XII di Bandung 25-30 juli 2016.
Ke-6 atlet tersebut ialah Hamka dan Indra Hardan (kelompok umur 27-39), Karyansa dan Nasir Dolo (kelompok umur 40-50), serta Indra Hardan dan Soelthan Hasanuddin (kelompok umur 50 tahun ke atas).
Manajer tim tenis meja PWI Sulsel, Achmad Yani Nyanggu, mengatakan, tim tenis meja yang dipimpinnya sudah melakukan persiapan sejak beberapa bulan lalu, di Lantamal, di GTC Tanjung Bunga, dan di Gedung RRI Nusantara IV Makassar.
“Pada Porwanas di Banjarmasin tahun 2013, tim tenis meja PWI Sulsel keluar sebagai juara umum dengan tiga medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu,” ungkap Achmad Yani yang sehari-hari bertugas di Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar.
Tiga medali emas tersebut diraih pada nomor tunggal putra Kelompok Umur (KU) 36-45 tahun, beregu 35 tahun ke bawah, dan ganda putra KU 36-45 tahun. Selanjutnya tiga medali perak diperoleh dari tunggal putra KU 45 tahun ke atas, beregu putra KU 36-45 tahun, dan ganda putra KU 36-45 tahun, sementara dua medali perunggu didapat dari tunggal putra KU 35 tahun ke bawah, dan beregu putra KU 45 tahun ke atas.
“Kami bertekad mempertahankan posisi juara umum. Mohon doa dari teman-teman wartawan dan masyarakat Sulsel,” kata Yani–sapaan akrab Achmad Yani Nyanggu.

Tiga Medali Emas

Berbeda dibandingkan Porwanas tiga tahun lalu di Banjarmasin yang mempertandingkan tujuh nomor, pada Porwanas XII kali ini, cabang olahraga tenis meja hanya memperebutkan tiga medali emas, tiga medali perak, dan tiga medali perunggu.
“Hanya tiga nomor yang dipertandingkan, yaitu ganda putra KU (Kelompok Umur) 27-29, ganda putra KU 40-50, dan ganda putra KU 50 tahun ke atas. Jauh berkurang dibandingkan pada Porwanas Banjarmasin,” ujar Achmad Yani.
Pada Porwanas Banjarmasin tahun 2013, tim tenis meja PWI Sulsel terdiri atas tiga kelompok umur, yakni kelompok umur 25–35 tahun; Hamka, Edy Zulkarnaen Tammar, Indra Hardan, dan Syamtulada.
Selanjutnya, kelompok umur 36–45 tahun; Karyansa, M Azhar Mulyakin, Kasmin M, dan Muhammad Ilham, serta kelompok umur 45 tahun ke atas; Nasir Dolo, Muhammad Sulthan Hasanuddin, H Samadi, dan Aslam Arsyad. Tim ofisial, Achmad Yani Nyanggu dan Mariani Kamaluddin. (win)

-------
@copyright Majalah PEDOMAN KARYA

http://www.pedomankarya.co.id/2016/07/pwi-sulsel-kirim-6-atlet-tenis-meja-ke.html
---

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Makna Lambang PWI

LAMBANG PWI memiliki warna dasar hitam dan berbentuk segi lima, yang melambangkan rangka yang menjadi dasar landasan idiil, yakni Pancasila. Bentuk bagian luar berwarna biru, dengan rangkaian kapas dan padi melambangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran yang diperjuangkan oleh organisasi (warna kuning mas). (int)

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan.


-----------------------------

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan, pemerintah dan masyarakat Sidrap dan Enrekang, serta membenahi sekretariat PWI Perwakilan Sidrap.

Tekad tersebut diungkapkan dalam beberapa kesempatan, antara lain pada Rapat Kerja PWI Sulsel di Makassar, Sabtu, 15 Januari 2011, serta sesaat setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Sidrap, di Hotel Grand Zidny Pangkajene Sidrap, S…