Langsung ke konten utama

Sejarah Dewan Kehormatan PWI (4-habis)


Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode pertama, 1952-1968, H Agus Salim. Tokoh yang dikenal sebagai negarawan, tokoh pergerakan, dan tokoh pers sejak zaman penjajahan ini, dalam Dewan Kehormatan PWI periode pertama didampingi H Mohammad Natsir (waktu itu menjabat Menteri Luar Negeri) sebagai wakil ketua, kemudian Roeslan Abdulgani, Dr Soepomo, dan Djawoto. Soepomo dan Roeslan Abdulgani kemudian menjadi menteri. (ist)








-----------------------

Sejarah Dewan Kehormatan PWI (4 -habis)


Susunan Pengurus Dewan Kehormatan PWI Dari Masa ke Masa

Pertama kali Dewan Kehormatan PWI (DK-PWI) dibentuk tahun 1952, hampir enam tahun lamanya setelah PWI berdiri di Solo, 9 Februari 1946. Tapi sebelum Dewan Kehormatan tersebut terbentuk, maka sebenarnya PWI telah memiliki Kode Etik Jurnalistik sejak tahun 1947, yaitu hasil rumusan Kongres PWI ke-II di Malang. Namun Kode Etik itu baru disahkan dalam Kongres ke-IV PWI, di Surabaya tahun 1950.

Barulah pada Kongres ke-VI PWI di Salatiga (Jawa Tengah) tanggal 1-3 Juni 1952, diputuskan untuk membentuk Dewan Kehormatan PWI. Namun amanat Kongres keVI PWI di Salatiga tersebut baru dapat diwujudkan tanggal 24 September 1952 dengan susunan sebagai berikut:

1. H. Agus Salim (Ketua),
2. H. Mohammad Natsir (Wakil Ketua)
3. Roeslan Abdulgani
4. DR. Soepomo
5. Djawoto

Ketua Dewan Kehormatan PWI pertama, H. Agus Salim dikenal sebagai negarawan, tokoh pergerakan dan tokoh pers sejak zaman penjajahan. Menjabat sebagai Menteri Luar Negeri M. Natsir, Soepomo dan Roeslan Abdulgani kemudian menjadi Menteri.

Kemudian pada periode berikutnya, tahun 1968-1970 Pengurus Dewan Kehormatan PWI adalah :

1. Mr. Sumanang, SH
2. H. Rosihan Anwar
3. Prof . Oemar Seno Adji, SH
4. Assabafaqih
5. Sumantoro

Kongres ke-XIV PWI di Palembang, rapat pengurus Pusat PWI tanggal 29 Maret 1971 dan rapat PWI tanggal 21 April 1971 mengangkat pengururs DK-PWI untuk masa kerja 1970-1973; dalam rapatnya DK-PWI tanggal 4 Mei 1971 memilih :

1. Sudjarwo Tjondronegoro sebagai Ketua dan
2. Mahbub Djunaidi sebagai wakil ketua merangkap sekretaris. Ketua DK-PWI meninggal dunia 8 Desember 1972 maka rapat DK-PWI 18 Desember 1972 mengangkat Sdr. Mahbub Djunaidi sebagai Ketua dan
3. Sdr. Rh. Kusnan diangkat sebagai anggota mengganti alm. Sudjarwo Tjondronegoro, SH
4. Sdr. Suardi Tasrif, SH sebagai Anggota
5. Sdr. H. Djilis Tahir sebagai Anggota

Untuk masa kerja Kongres-XV PWI Tanggal 30 November-1 Desember 1973 di Tretes (Jawa Timur) menetapkan susunan Dewan Kehormatan PWI untuk masa kerja 1973-1978 adalah :


------------------

Keterangan gambar: Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 1973-1978, Mahbub Djunaidi.

-----------------

1. Mahbub Djunaidi (Ketua)
2. Drs. P.G. Togas (Wakil Ketua)
3. S. Tasrif S.H.
4. Zein Effendi S.H.
5. Manai Sophiaan

Kongres-XVI PWI Tanggal 4-7 Desember 1978 di Padang (Sumatera Barat) menetapkan susunan Dewan Kehormatan PWI untuk masa kerja 1978-1983 adalah :

1. S. Tasrif, SH (Ketua)
2. Manai Sophiaan
3. Gunawan Muhamad
4. Alex Alatas (Ali Alatas)
5. H.M. Hamidy

Susunan Dewan Kehormatan masa kerja 1983-1988 hasil Kongres-XVII PWI Tanggal 14-16 November 1983 di Manado (Sulawesi Utara) adalah :


--------------

Keterangan gambar: Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 1983-1988, H. Rosihan Anwar.

-------------------


1. H. Rosihan Anwar, sebagai Ketua (Mantan Ketua Umum PWI)
2. S. Tasrif (Wakil Ketua)
3. DR. JCT. Simorangkir, SH
4. Prof. Padmo Wahjono, SH
5. DR.M. Alwi Dahlan
6. H.M. Hamidy
7. Nawawi Alif, dan setelah Nawawi Alif meninggal dunia Dewan Kehormatan mengangkat ;
8. Toeti Adhitama

Susunan Dewan Kehormatan masa kerja 1988-1993 hasil Kongres-XVIII PWI Tanggal 28 November-1 Desember 1988 di Samarinda adalah :


----------------

Keterangan gambar: Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 1988-1993, Drs. Djafar H. Assegaff.

--------------------


1. Drs. Djafar. H. Assegaff , (Ketua)
2. R.H. Siregar, SH, (Sekretaris)
3. DR. JCT. Simorangkir, SH (Anggota)
4. DR. M. Alwi Dahlan, (Anggota)
5. Prof. Padmo Wahjono, SH, (Anggota)
6. H.M. Hamidy, (Anggota)
7. H. Sukarno, SH, (Anggota)
8. Prof. DR. Zakiah Daradjat, (Anggota) menggantikan DR. JCT Simorangkir, SH yang wafat kemudian ;
9. H. Budiardjo, (Anggota) menggantikan Prof Padmo Wahjono, yang wafat.
10. Prof. DR. Ihromi, MA, (Anggota) menggantikan H. Sukarno SH yang diangkat sebagai Duta Besar Nigeria.

Kongres-XIX Persatuan Wartawan Indonesia di Bandar Lampung Tanggal 2-5 Desember 1993 memilih susunan Pengurus Dewan Kehormatan PWI untuk masa kerja 1993-1998 terdiri atas :
1. Sjamsul Basri, (Ketua merangkap Anggota)
2. R.H. Siregar, SH, (Sekretaris merangkap Anggota)
3. Prof. DR. M. Alwi Dahlan, (Anggota), kemudian diangkat menjadi Menteri Penerangan RI
4. H. Sukarno, SH, (Anggota)
5. Prof.DR.H. Loebby Loqman, SH, (Anggota)
6. DR. A. Alatas Fahmi, (Anggota)
7. Dra. Ina Ratna Mariani, MA, (Anggota)
8. Rachman Arge, (Anggota)
9. DR. Din Syamsuddin, (Anggota)

Kongres-XX PWI Tanggal 10-11 Oktober 1998 di Semarang (Jawa Tengah) memilih Pengurus Dewan Kehormatan PWI untuk masa kerja 1998-2003


------------------

Keterangan gambar: Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 1998-2003, Atang Ruswita.

-----------------


1. Atang Ruswita, (Ketua merangkap Anggota)
2. R.H. Siregar, SH, (Sekretaris merangkap Anggota)
3. DR.S. Sinansari ecip, (Anggota)
4. Drs. H. Gunawan Subagio, (Anggota)
5. Abdul Razak MSc, (Anggota)
6. Rachman Arge, (Anggota)
7. H. Rosdy Agus, (Anggota), (Alm.*)

1. Atang Ruswita* Wafat pada tanggal 13 Juni 2003
2. H. Rosdy Agus* Wafat pada November 2000.

Kongres-XXI PWI Tanggal 2-5 Oktober 2003 di Palangkaraya, (Kalimantan Tengah) memilih Pengurus Dewan Kehormatan untuk masa kerja 2003-2008



-------------------

Keterangan gambar: Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 2003-2008, R.H. Siregar SH.

------------


1. R.H. Siregar, SH, (Ketua merangkap Anggota)
2. Widi Yarmanto, (Sekretaris merangkap Anggota)
3. Tribuana Said, MDS., (Anggota)
4. DR. S. Sinansari ecip, (Anggota)
5. Ishadi SK, M.Sc., (Anggota)
6. Karni Ilyas, SH, (Anggota)
7. August Parengkuan, (Anggota)
8. H. Baidhowi Adnan, (Anggota)
9. Irawati Nasution, (Anggota).

1. R.H. Siregar, SH * Wafat tanggal 13 Januari 2008
Kemudian Ketua DK-PWI digantikan oleh : Tribuana Said, MDS.

Kongres XXII Tanggal 29 Juli 2008 di Banda Aceh memilih Pengurus Dewan Kehormatan untuk masa bakti 2008-2013


------------------

Keterangan gambar: Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat periode 2008-2013, Drs. Tarman Azzam.

------------------


1. Drs. Tarman Azzam (Ketua merangkap Anggota)
2. H. Ilham Bintang (Sekretaris merangkap Anggota)
3. Ishadi SK (Anggota)
4. Asro Kamal Rokan (Anggota)
5. H.G. Rusdi Effendie (Anggota)
6. Hj. Irawati Nasution (Anggota)
7. Wikrama I Abidin (Anggota)
8. M. Noeh Hatumena (Anggota)
9. H. Baidhowi Adnan (Anggota). (asnawin/pwi sulsel)

Sumber:
http://www.dewankehormatanpwi.com/V.03/profil.php?Subject=1&Way=1, dikutip pada Senin, 27 September 2010

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Makna Lambang PWI

LAMBANG PWI memiliki warna dasar hitam dan berbentuk segi lima, yang melambangkan rangka yang menjadi dasar landasan idiil, yakni Pancasila. Bentuk bagian luar berwarna biru, dengan rangkaian kapas dan padi melambangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran yang diperjuangkan oleh organisasi (warna kuning mas). (int)

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan.


-----------------------------

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan, pemerintah dan masyarakat Sidrap dan Enrekang, serta membenahi sekretariat PWI Perwakilan Sidrap.

Tekad tersebut diungkapkan dalam beberapa kesempatan, antara lain pada Rapat Kerja PWI Sulsel di Makassar, Sabtu, 15 Januari 2011, serta sesaat setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Sidrap, di Hotel Grand Zidny Pangkajene Sidrap, S…