Langsung ke konten utama

PWI Sulsel Buka Sekolah Jurnalistik Indonesia


Zulkifli Gani Ottoh




PWI Sulsel Buka Sekolah Jurnalistik Indonesia

Harian Fajar, Makassar
Rabu, 13 Oktober 2010
http://metronews.fajar.co.id/read/107266/61/pwi-sulsel-buka-sji

MAKASSAR -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel menggagas pelaksanaan program Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI). Program hasil kerja sama PWI pusat dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel ini akan dibuka di Makassar mulai 30 Oktober mendatang.

Ketua PWI Sulsel Zulkifli Gani Ottoh kepada FAJAR, Selasa, 12 Oktober menjelaskan, SJI ini adalah program nasional yang akan dijalankan di Sulsel setelah Sumatera Barat, Jawa Barat, dan Kalimanta Timur.

"Kita mendapat giliran keempat. Diharapkan dari sekolah ini mendapatkan jurnalis yang andal dalam menjalankan profesinya," kata Zulkifli.

Menurut rencana, SJI ini akan dibuka Mendiknas, Mohammad Nuh, dan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo sekaligus memberikan kuliah perdana. Adapun tujuan penyelenggaraan pendidikan ini, kata Zul, mengacu kepada Piagam Palembang saat peringatan Hari Pers Nasional 2009 lalu. Salah satu isinya, semua perusahaan pers tahun 2012 harus lolos verifikasi Dewan Pers Nasional.

Wartawannya harus mendapat jaminan masa depan, dan standarisasi perusahaan pers harus dipenuhi. Nah, untuk mewujudkan itu semua, perlu ada pendidikan, terutama menyentuh para jurnalis.

"Karena ini program nasional, diharapkan pimpinan redaksi semua media di Sulsel mengirimkan wartawannya mengikuti SJI. Program ini sangat penting untuk mewujudkan jurnalis yang andal. Kami percaya pendidikanlah yang membuat wartawan bisa andal," tegasnya.

Sistem SJI sama dengan kuliah di perguruan tinggi lain. Setiap hari harus bertatap muka dan mendapat materi perkuliahan. Bedanya, mereka bisa kembali bekerja rutin di kantornya setelah mengikuti materi pendidikan kira-kira hingga pukul 13.00 Wita. Yang menarik karena mereka yang ikut akan mendapatkan uang saku dan uang transportasi.

Zul membeberkan, syaratnya untuk ikut, wartawan memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun dan telah mengantongi ijazah minimal diploma tiga. Paling penting harus mendapat rekomendasi dari media di mana dia bekerja.

Program SJI Palembang salah satu contoh sukses yang ingin ditiru PWI Sulsel. Angkatan pertama yang kuliah perdananya dibuka Presiden RI SBY diikuti 29 siswa, berhasil meluluskan 22 siswa. Angkatan II diikuti 28 siswa yang lulus 23 dan angkatan III diikuti 26 siswa yg lulus 23 orang. Di Palembang, kemitraan dengan pemerintah setempat sangat banyak mensupport suksesnya SJI.

Adapun materi, hampir sama dengan angkatan sebelumnya di provinsi lain. Pemateri dominan dari Jakarta sekira 60 persen, selebihnya 40 persen lokal Sulsel, terdiri dari tokoh pers, praktisi media dan akademisi. (aci)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Makna Lambang PWI

LAMBANG PWI memiliki warna dasar hitam dan berbentuk segi lima, yang melambangkan rangka yang menjadi dasar landasan idiil, yakni Pancasila. Bentuk bagian luar berwarna biru, dengan rangkaian kapas dan padi melambangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran yang diperjuangkan oleh organisasi (warna kuning mas). (int)

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan.


-----------------------------

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan, pemerintah dan masyarakat Sidrap dan Enrekang, serta membenahi sekretariat PWI Perwakilan Sidrap.

Tekad tersebut diungkapkan dalam beberapa kesempatan, antara lain pada Rapat Kerja PWI Sulsel di Makassar, Sabtu, 15 Januari 2011, serta sesaat setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Sidrap, di Hotel Grand Zidny Pangkajene Sidrap, S…