Langsung ke konten utama

Ketua PWI Sulsel Ditipu Rp 800 Juta

Ketua PWI Sulsel Ditipu Rp 800 Juta

Senin, 29 Juni 2009

Makassar (ANTARA News) - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sulawesi Selatan (Sulsel) Zulkifli Gani Otto melaporkan salah seorang pengusaha, berinisial Oic, ke Polwiltabes Makassar karena telah ditipu senilai Rp 800 juta.

Zulkifli yang juga Komisaris Harian Fajar Grup saat melapor ke Mapolwiltabes Makassar, Senin, mengatakan, pelaporannya terkait penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh salah seorang pengusaha sukses kepada dirinya.

Dia menjelaskan, awalnya dirinya bersama Bupati Enrekang, H Latinro Latunrung dan Yulius mempunyai tanah di sekitar Jalan Perintis Kemerdekaan kilometer enam yang luasnya sekitar lima hektare.

Tanah dengan luas lima hektare itu kemudian dibeli oleh pengusaha Oic dengan harga Rp5 miliar. Sedangkan tanahnya yang hanya 800 meter persegi itu dibelinya dengan harga Rp800 juta.

"Keinginan untuk membeli tanah saya dan tanah teman yang lainnya itu sudah lama, cuma saat itu saya masih menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar sehingga belum sempat mengurusnya karena terlalu sibuk," ujarnya.

Barulah pada 24 Juni 2009, lanjut Zulkifli, dirinya mempunyai waktu luang untuk membahas penjualan tanah tersebut. Dirinya bersama yang lainnya membicarakannya di depan notaris dan menyepakati harga yang ditentukan.

Pengusaha Oic meminta kepada yang lainnya agar sebelum pembayaran dilakukan pengalihan nama dari pemilik sebelumnya ke pemilik yang baru.

"Setelah ada kesepakan harga, Oic kemudian memberikan Rp500 juta sebagai tanda jadi untuk dibagi tiga bersama pemilik tanah yang lainnya. Sedangkan pada 25 Juni, balik nama pemilik sudah dilakukan di Badan Pertahanan Nasional (BPN) atas persetujuan pemilik sebelumnya," ungkapnya.

Setelah 26 Juni, kata Zulkifli yang didampingi notaris Muin Marsidi, dirinya yang diberikan cek tunai senilai Rp800 juta sebagai pembayaran dari tanah tersebut ditolak oleh pihak Bank Niaga karena dianggap ceknya kosong.

Dirinya yang mengetahui jika cek itu kosong, mencoba menghubungi Oic dan berusaha membahasnya secara damai, namun Oic menolak untuk melakukan pertemuan hingga akhirnya melapor ke Mapolwiltabes Makassar.

Kasat Reskrim Polwiltabes Makassar, AKBP Heri Tri Maryadi yang dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan dari mantan ketua KPU Makassar tersebut.

"Kami sudah menerima laporannya dan kini sudah mulai diproses. Pelapor sendiri sudah dimintai keterangannya di penyidik," katanya. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Makna Lambang PWI

LAMBANG PWI memiliki warna dasar hitam dan berbentuk segi lima, yang melambangkan rangka yang menjadi dasar landasan idiil, yakni Pancasila. Bentuk bagian luar berwarna biru, dengan rangkaian kapas dan padi melambangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran yang diperjuangkan oleh organisasi (warna kuning mas). (int)

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan.


-----------------------------

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan, pemerintah dan masyarakat Sidrap dan Enrekang, serta membenahi sekretariat PWI Perwakilan Sidrap.

Tekad tersebut diungkapkan dalam beberapa kesempatan, antara lain pada Rapat Kerja PWI Sulsel di Makassar, Sabtu, 15 Januari 2011, serta sesaat setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Sidrap, di Hotel Grand Zidny Pangkajene Sidrap, S…