Langsung ke konten utama

Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) Dimulai di Palembang




Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI) Dimulai di Palembang
Senin, 08 Pebruari 2010

Palembang (Sriwijaya Post) - Sebanyak 45 siswa Sekolah Jurnalistrik Indonesia (SJI) tingkat Dasar angkatan Pertama yang berlangsung di Palembang, Senin (8/2) dibuka dan diresmikan Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH di Balai Diklat Sumsel. Yang mengembirakan, ternyata Sumsel menjadi provinsi pertama yang menggelar SJI dan menjadi pionir di Indonesia yang dalam pelaksanaannya diawssi badan dunia PBB Unesco.

Peresmian SJI Palembang ini disaksikan Ketua Umum PWI Pusat Margiono dan Direktur SJI, Zulkarimen Nasution di Balai Diklat Sumsel. Dalam sambutannya, Alex Noerdin minta kepada PWI pusat agar SJI tingkat lanjutan secara nasional di pusatkan di Palembang sehingga wartawan yang terjun ke lapangan benar-benar memiliki komptensi dan integritas yang tinggi.

Mengenai soal biaya pendidikan, Alex bersedia membantu mencarikan sponsor pihak ketiga sehingga dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan PWI mampu melahirkan wartawan yang profesional dan mandiri dengan ilmu yang dimilikinya. Sebagai bentuk penghargaan, Alex Noerdin memberikan uang saku kepada siswa SJI yang selama satu bulan mendalami ilmu jurnalistik dengan 42 tokoh pers nasional.

"Ini kesempatan bagi wartawan Sumsel untuk meningkatkan kualitas diri dan kompetensi dalam melaksanakan tugas jusrnalistik," katanya.

Sementara itu, Margiono dalam sambutannya mengatakan, SJI akan lahir di kota-kota di Indonesia. Sumsel sudah menjadi pionir dengan memanfaatkan momentum Porwanas ke-10 dan HPN ke-64. Untuk satu kali pendidikan, setidak-tidaknya dibutuhkan dana Rp 200 juta.

Dana tersebut melibatkan tiga instansi, yakni PWI bersama pemda, Mendiknas dan Unesco. Mengenai tawaran Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin SH mengenai Sumsel sebagai pusat SJI tingkat lanjutan di Indonesia, Margiono menyambut dengan positif.

"Beberapa angkatan tingkat dasar, mereka akan dikirim ke Palembang untuk program SJI lanjutan," katanya.

Ditempat yang sama, Direktur SJI Zulkarimen Nasution mengatakan, program SJI mendapat dukungan dari organisasi pndidikan, ilmu pengetahuan dan kebudayaan (Unesco). Dalam pelaksanaanya, Unesco akan terus memantau dan meminta laporan dari pelaksanaan SJI di Palembang,

"SJI adalah bagian dari rekomendasi PBB untuk meningkatkan kualitas wartawan sehingga menjadi lebih baik dan maju sehingga pers lebih profesional dan terdepan," katanya. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Makna Lambang PWI

LAMBANG PWI memiliki warna dasar hitam dan berbentuk segi lima, yang melambangkan rangka yang menjadi dasar landasan idiil, yakni Pancasila. Bentuk bagian luar berwarna biru, dengan rangkaian kapas dan padi melambangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran yang diperjuangkan oleh organisasi (warna kuning mas). (int)

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan.


-----------------------------

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan, pemerintah dan masyarakat Sidrap dan Enrekang, serta membenahi sekretariat PWI Perwakilan Sidrap.

Tekad tersebut diungkapkan dalam beberapa kesempatan, antara lain pada Rapat Kerja PWI Sulsel di Makassar, Sabtu, 15 Januari 2011, serta sesaat setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Sidrap, di Hotel Grand Zidny Pangkajene Sidrap, S…