Langsung ke konten utama

LPDS-Dewan Pers Gelar Lokakarya Piagam Palembang

LPDS-Dewan Pers Gelar Lokakarya Piagam Palembang

Selasa, 09 November 2010
http://pwi.or.id/index.php/Berita-PWI/Lokakarya-Piagam-Palembang

Palembang (ANTARA News) - Lembaga Pers Dr Soetomo bekerjasama dengan Dewan Pers pada Selasa-Rabu (20/10), menggelar Lokakarya Penegakan Produk Dewan Pers-Piagam Palembang yang merupakan sosialisasi kesepakatan ratifikasi kode etik jurnalistik.

"Sosialisasi juga dilakukan terkait standar perusahaan pers, standar perlindungan wartawan dan standar kompetensi wartawan kepada pimpinan media massa di Palembang, Sumatera Selatan," kata Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr Soetomo (LPDS), Priyambodo RH, di Palembang, Rabu.

Ia menjelaskan bahwa Piagam Palembang yang disepakati pimpinan media massa nasional dan daerah pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Palembang, 9 Februari 2010 itu, perlu disosialisasikan lagi dimulai dari tempat penandatangannya.

Dalam piagam tersebut, para pimpinan media massa sepakat untuk melaksanakan sepenuhnya kode etik jurnalistik, standar perusahaan pers, standar perlindungan wartawan, dan standar kompetensi wartawan.

"Kesepakatan untuk memberikan mandat kepada Dewan Pers untuk membentuk lembaga independen yang berhak melakukan verifikasi sesuai isi Piagam Palembang itu juga perlu segera ditindaklanjuti," ujar Priyambodo yang juga wartawan senior LKBN ANTARA.

Dalam lokakarya yang diikuti 20-an pimpinan dan pengelola media massa cetak dan elektronik serta online di Sumsel itu, menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Atmakusumah Astraatmadja, mantan Ketua Dewan Pers yang juga pengajar LPDS.

Menurut Priyambodo, fokus pembahasan adalah kode etik jurnalistik dan perlindungan wartawan, standar perusahaan pers, dan standar kompetensi wartawan.

Beberapa pimpinan dan pengelola media massa di Sumsel mengakui, penerapan Piagam Palembang itu walaupun secara bertahap, perlu ditindaklanjuti agar memberikan kontribusi bagi peningkatan dan kemajuan industri pers di daerah maupun secara nasional.

Mereka mengungkapkan pula sejumlah permasalahan yang dihadapi, terutama dialami kalangan pers kecil di daerah-daerah dalam menerapkannya.

Priyambodo juga menyatakan peningkatan kualitas SDM dan profesionalisme wartawan terutama di daerah-daerah perlu terus ditingkatkan.

"Diharapkan dengan menerapkan standar perusahaan pers, standar perlindungan wartawan dan standar kompetensi wartawan, wajah pers kita ke depan akan menjadi lebih baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun negeri ini," kata dia pula. (*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Makna Lambang PWI

LAMBANG PWI memiliki warna dasar hitam dan berbentuk segi lima, yang melambangkan rangka yang menjadi dasar landasan idiil, yakni Pancasila. Bentuk bagian luar berwarna biru, dengan rangkaian kapas dan padi melambangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran yang diperjuangkan oleh organisasi (warna kuning mas). (int)

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan.


-----------------------------

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan, pemerintah dan masyarakat Sidrap dan Enrekang, serta membenahi sekretariat PWI Perwakilan Sidrap.

Tekad tersebut diungkapkan dalam beberapa kesempatan, antara lain pada Rapat Kerja PWI Sulsel di Makassar, Sabtu, 15 Januari 2011, serta sesaat setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Sidrap, di Hotel Grand Zidny Pangkajene Sidrap, S…