Langsung ke konten utama

Pembangunan Masjid PWI Sulsel Baru 10 Persen


PONDASI. Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Yasin PWI Sulsel di Jl AP Pettarani 31, Makassar, telah dilakukan pada 8 Desember 2010, tetapi pembangunannya baru dilakukan secara efektif sejak 18 Maret 2011. Sampai akhir April ini, pembangunan masjid ini baru pada tahap pengerjaan pondasi, seperti ketika saya abadikan pada Rabu, 27 April 2011. (Foto: Asnawin)


----------------

Pembangunan Masjid PWI Sulsel Baru 10 Persen
- Sambil Dibangun Sambil Dicarikan Dana


Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Nurul Yasin PWI Sulsel di Jl AP Pettarani 31, Makassar, telah dilakukan pada 8 Desember 2010, tetapi pembangunannya baru dilakukan secara efektif sejak 18 Maret 2011. Selama satu bulan lebih itu, pembangunan masjid ini baru sekitar 10 persen.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nurul Yasin PWI Sulsel, Mufti Hendrawan, kepada penulis, Rabu, 27 April 2011, mengatakan, pembangunan masjid ini dibagi dalam tiga tahap.

''Tahap pertama pembangunan pondasi dan lantai satu, tahap kedua akan dibangun lantai dua, sedangkan tahap ketiga pembangunan menara masjid,'' kata Mufti didampingi Sekretaris Panitia Irianto Amama, Wakil Sekretaris PWI Sulsel anwar Mahendra, dan pengawas pembangunan masjid Muhammad Saleh Daeng Tinri.

Total biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan masjid ditaksir sekitar Rp 1,2 miliar. Dana pembangunan masjid berasal dari sumbangan pemerintah, pengusaha, wartawan, dan masyarakat.

''Masjid ini sambil dibangun sambil dicarikan dana dan bantuan, karena ada juga pengusaha yang menyumbang material. Dana yang ada sebagian besar dipakai untuk bayar tukang,'' ungkap Mufti.

Menyinggung target waktu penyelesaian pembangunan masjid PWI, dia mengatakan pengurus PWI sebenarnya menargetkan dua tahun, tetapi Gubernur Sulsel melalui Sekprov Andi Muallim dan mantan Ketua PWI Sulsel HM Alwi Hamu meminta secepatnya diselesaikan, bahkan kalau bisa, masjid tersebut sudah bisa dipakai salat pada bulan Ramadhan mendatang.

Meskipun demikian, panitia mengaku semuanya tergantung dana dan sumbangan yang masuk. Jika dana dan materialnya tersedia, maka pembangunannya akan terus jalan, tetapi jika dananya habis, maka pembangunannya terpaksa akan dihentikan dan akan dilanjutkan kembali jika dana dan materialnya sudah tersedia,'' kata Mufti.


PENGAWAS. Inilah Muhammad Saleh Daeng Tinri yang bertugas sebagai pengawas pembangunan Masjid Nurul Yasin PWI Sulsel. Sehari-hari, ia selalu ditemani kopi, rokok, dan air minum mineral. (Foto: Asnawin)


Tahap-tahap Pembangunan

Berikut tahapan-tahapan foto-foto pembangunan masjid Nurul Yasin PWI Sulsel, sejak pekan pertama, 24 Maret 2011, sampai pekan keenam, 27 April 2011. Saya mengabadikan perkembangan pembangunan masjid ini sebagai laporan tidak langsung pengurus kepada pemerintah dan masyarakat Sulsel.


PEKAN PERTAMA. Beginilah keadaan pekan pertama pembangunan Masjid Nurul Yasin di halaman sekretariat PWI Sulsel, pada Kamis sore, 24 Maret 2011. Pada pekan pertama ini, pekerjaan baru pada tahap menggali untuk pondasi dan untuk besi pilar masjid. (Foto: Asnawin)


PEKAN KEDUA. Pada pekan kedua, Sabtu, 2 April 2011, saya kembali memotret perkembangan pembangunan Masjid Nurul Yasin PWI Cabang Sulsel. Tampak sudah ada besi untuk pilar masjid. (Foto: Asnawin)


PEKAN KETIGA. Perkembangan pembangunan masjid PWI Sulsel pada pekan ketiga saya abadikan pada Sabtu, 9 April 2011. Tampak jumlah besi untuk pilar bertambah dibavding sepekan sebelumnya. (Foto: Asnawin)


PEKAN KEEMPAT. Pada pekan keempat, 15 April 2011, pondasi masjid sudah mulai kelihatan yang tingginya sekitar satu meter di atas permukaan tanah. (Foto: Asnawin)


PEKAN KELIMA. Sabtu, 23 April 2011, adalah pekan kelima pembangunan Masjid Nurul Yasin PWI Sulsel, di Jl AP Pettarani 31, Makassar. Pondasinya sudah tampak kokoh dan besi pilar sudah ada yang ditambah tingginya. (Foto: Asnawin)


PEKAN KEENAM. Sebuah tangga masuk ke lantai satu, sudah terlihat pada pekan keenam pembangunan Masjid Nurul Yasin PWI Sulsel, di Jl AP Pettarani 31, Makassar, Rabu, 27 April 2011. Masjid ini dirancang berlantai dua dan memiliki menara yang cukup tinggi kelak. (Foto: Asnawin)

Komentar

Anonim mengatakan…
Amin,moga pembangunan masjid pwi dpt segera terselesaikan,,jika panitia blm memesan kubah,kami ingin menawarkan kubah masjid kepada panitia,jika panitia berminat bs hub saya 081218262924.untuk harga kami bs mengirim proposal rincian harga kubah.contoh kubah bisa di lihat di galery foto Facebook kami di:mahkotabintang1@yahoo.com

Postingan populer dari blog ini

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Makna Lambang PWI

LAMBANG PWI memiliki warna dasar hitam dan berbentuk segi lima, yang melambangkan rangka yang menjadi dasar landasan idiil, yakni Pancasila. Bentuk bagian luar berwarna biru, dengan rangkaian kapas dan padi melambangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran yang diperjuangkan oleh organisasi (warna kuning mas). (int)

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan.


-----------------------------

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan, pemerintah dan masyarakat Sidrap dan Enrekang, serta membenahi sekretariat PWI Perwakilan Sidrap.

Tekad tersebut diungkapkan dalam beberapa kesempatan, antara lain pada Rapat Kerja PWI Sulsel di Makassar, Sabtu, 15 Januari 2011, serta sesaat setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Sidrap, di Hotel Grand Zidny Pangkajene Sidrap, S…