Langsung ke konten utama

LSM Meminta Laporan Pertanggungjawaban Kepala Sekolah


JALAN INFEKSI. Jumat malam, 8 Mei 2015, seorang teman meminta petunjuk kepada kami (beberapa wartawan) mengenai "Permintaan Informasi dan Klarifikasi" dari sebuah LSM bernama "Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemantau Pembangunan dan Korupsi", kepada beberapa Kepala Sekolah di Kabupaten Gowa. (Foto: Asnawin)






------------



LSM Meminta Laporan Pertanggungjawaban Kepala Sekolah


- Analisa Bahasa dan Materi Permintaan

Jumat malam, 8 Mei 2015, seorang teman meminta petunjuk kepada kami (beberapa wartawan) mengenai "Permintaan Informasi dan Klarifikasi" dari sebuah LSM bernama "Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemantau Pembangunan dan Korupsi", kepada beberapa Kepala Sekolah di Kabupaten Gowa.
Teman tersebut memperlihatkan surat asli (bukan fotocopy) dari LSM bersangkutan dan kami pun membaca surat tersebut.

Membaca nama LSM-nya saja, kami sudah mulai tersenyum, karena nama tersebut terasa aneh. Lembaga Pemantau Pembangunan dan Korupsi.


Jalan INFEKSI Kanal

Senyum kami semakin lebar, bahkan berubah menjadi tawa saat membaca alamat LSM tersebut. Jalan Infeksi Kanal, No. 15 Kelurahan Tompobalang, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa,, No. Telp/Hp. 082313588686.

Jalan Infeksi Kanal? Ha..ha..ha.... Dari penelusuran di Google, tak ada satu pun jalan yang bernama "Jalan Infeksi Kanal". Yang ada adalah Jalan Inspeksi Kanal.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/kbbi/), kata "Infeksi" antara lain diartikan: terkena hama; kemasukan bibit penyakit; ketularan penyakit; peradangan.

Sedangkan "Inspeksi" antara lain diartikan: pemeriksaan dng saksama; pemeriksaan secara langsung tt pelaksanaan peraturan, tugas, dsb.


SEKLOLAH. Surat "Permintaan Informasi dan Klarifikasi" tertanggal 27 April 2015, yang ditandatangani Ketua DPP Lembaga Pemantau Pembangunan dan Korupsi, MUH. RAMLI, ditujukan kepada beberapa kepala sekolah dasar di Gowa. Seharusnya tertulis Kepala Sekolah, tetapi yang terketik adalah Kepala Seklolah.
---



SEKLOLAH

Surat "Permintaan Informasi dan Klarifikasi" tertanggal 27 April 2015, yang ditandatangani Ketua DPP Lembaga Pemantau Pembangunan dan Korupsi, MUH. RAMLI, ditujukan kepada beberapa kepala sekolah dasar di Gowa.

Seharusnya tertulis Kepala Sekolah, tetapi yang terketik adalah Kepala Seklolah. Adduh.

Dari nama LSM yang terasa aneh tersebut, serta kesalahan penulisan nama jalan dan kata sekolah itu saja, kami sudah merasa curiga bahwa LSM tersebut tidak tergolong LSM berkualitas.

Setelah membaca isi surat tersebut hingga tuntas (tiga halaman) dan masih menemukan banyak kesalahan ketik, serta bahasa yang tidak standar, kami pun mengambil kesimpulan bahwa LSM tersebut memang benar-benar bukan LSM berkulitas.


DIDUGA. Penulisan kata yang benar adalah "diduga", bukan "di duga" seperti tertulis dalam surat. (Foto: Asnawin)



Diduga (bukan: Di duga)

Selanjutnya, melihat permintaan LSM tersebut yang terasa aneh, antara lain meminta "Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Penggunaan dana BOS", serta beberapa kali menyebut kata "di duga" (di duga penggunaan dana BOS, di duga tidak tepat sasaran) tanpa melampirkan bukti-bukti, maka kami menyarankan kepada para kepala sekolah (yang menerima surat) agar melaporkan LSM DPP Lembaga Pemantau Pembangunan dan Korupsi, kepada polisi. (asnawin)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Makna Lambang PWI

LAMBANG PWI memiliki warna dasar hitam dan berbentuk segi lima, yang melambangkan rangka yang menjadi dasar landasan idiil, yakni Pancasila. Bentuk bagian luar berwarna biru, dengan rangkaian kapas dan padi melambangkan kesejahteraan, keadilan, dan kemakmuran yang diperjuangkan oleh organisasi (warna kuning mas). (int)

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan.


-----------------------------

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan, pemerintah dan masyarakat Sidrap dan Enrekang, serta membenahi sekretariat PWI Perwakilan Sidrap.

Tekad tersebut diungkapkan dalam beberapa kesempatan, antara lain pada Rapat Kerja PWI Sulsel di Makassar, Sabtu, 15 Januari 2011, serta sesaat setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Sidrap, di Hotel Grand Zidny Pangkajene Sidrap, S…