Kamis, 04 Februari 2010

Menegpora Buka Porwanas di Palembang

Menegpora Buka Porwanas di Palembang

Laporan wartawan KOMPAS Wisnu Aji Dewabrata
Kamis, 4 Februari 2010 | 18:11 WIB

KOMPAS/ALIF ICHWAN

PALEMBANG, Kompas.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng membuka Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke-10 di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (4/2/10) sore.

Acara pembukaan dihadiri Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Wakil Gubernur Sumsel Eddy Yusuf, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf juga hadir dan ikut berpawai bersama kontingen Jawa Timur.

Porwanas ke-10 diikuti 1.627 atlet yang akan bertanding dalam 12 cabang olahraga. Porwanas berlangsung dari tanggal 4-9 Februari.

Andi Mallarangeng mengatakan, insan pers selalu berada di garis depan dalam memajukan olahraga Indonesia. Pers bertugas memasyarakatkan olahraga dan membuat masyarakat menikmati olahraga. Pers harus menyumbangkan wacana untuk mengembangkan olahraga di Tanah Air.

Jumat, 22 Januari 2010

SKU Tegas : ''Penambangan Batu Bijih Besi Ancam Keselamatan Penduduk''



SKU Tegas : ''Penambangan Batu Bijih Besi Ancam Keselamatan Penduduk''

Penambangan batu bijih besi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang dilakukan oleh PT. Sindo Mandiri, menimbulkan keresahan masyarakat setempat karena mengancam keselamatan warga terutama dikhawatirkan akan terjadinya longsor.

Demikian berita utama (headline) Surat Kabar Umum (SKU) Tegas, minggu I & II Januari 2010, Tahun XLII No. 1143. Koran yang terbit sejak 16 Januari 1967 itu hingga kini masih eksis di tengah persaingan media cetak di wilayah Sulawesi Selatan.

Koran dengan motto ''berjuang menegakkan keadilan dan kebenaran'' itu terbit 12 halaman ukuran broadsheet. Halaman pertama dan halaman 12 berwarna, sedangkan halaman lainnya hitam putih.

Rabu, 20 Januari 2010

Staf Sekretariat PWI Sulsel Meninggal Dunia

Staf Sekretariat yang juga manajer pengelola gedung PWI Sulsel, Edy Sandjaya, meninggal dunia, di Rumah Sakit Grestelina Makassar, Selasa malam, 19 Januari 2010. Alharhum meninggal dunia karena sakit ginjal dan setelah dirawat selama dua hari di rumah sakit tersebut.

Rabu, 13 Januari 2010

Press Club PWI Sulsel Selalu Ramai

Press Club PWI Sulsel Selalu Ramai

Kafe ''Press Club PWI Sulsel'' di Jl. A.P. Pettarani, Makassar makin ramai saja. Setiap hari selalu banyak wartawan, pengurus PWI, dan masyarakat umum yang berkunjung.

Ada yang datang ingin bertemu dengan seseorang atau beberapa orang, ada yang kebetulan lewat lalu ingin minum teh/kopi, ada yang sengaja ingin main biliard, ada yang bawa laptop lalu main internet sepuasnya secara gratis, ada yang ingin nyanyi-nyanyi, dan mungkin masih ada alasan lain yang saya tidak tahu. Pokoknya selalu ramai.

Rifai Manangkasi selaku manajer Press Club PWI Sulsel tentu saja senang dan gembira, karena berbagai upaya yang dilakukannya dengan dibantu oleh pengurus PWI Sulsel, sudah mulai membuahkan hasil.

''Teman-teman juga sudah beberapa kali memanfaatkan Press Club PWI Sulsel untuk mengadakan rapat, pertemuan-pertemuan, kuliah, mengerjakan tugas-tugas, jumpa pers, dan dialog,'' ungkapnya kepada pengelola blog PWI Sulawesi Selatan, Asnawin, di Press Club PWI Sulsel, Kamis, 14 Januari 2010.

Rabu, 23 Desember 2009

PWI Sulsel Target Juara Umum Porwanas

PWI Sulsel Target Juara Umum Porwanas X

Makassar, 23 Desember 2009

Kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sulawesi Selatan (Sulsel) menargetkan juara umum pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) X di Palembang, Sumatera Selatan, 4-10 Februari 2009.

Untuk memenuhi ambisi tersebut, PWI Sulsel akan mengikuti seluruh 12 cabang olahraga yang akan dipertandingkan (bolavoli, catur, tenis meja, sepakbola, tenis, dayung, biliard, bridge, atletik, futsal, bulutangkis, dan bowling).

''Secara keseluruhan, kontingen PWI Sulsel berjumlah 130 orang atlet dan ofisial,'' kata Sekretaris Umum Panitia Porwanas PWI Sulsel, Andi Pasamangi Wawo, kepada pengelola blog PWI Sulsel, Asnawin, di Makassar, Rabu, 23 Desember 2009.

Para atlet yang berasal dari berbagai media massa tersebut telah melakukan persiapan sejak beberapa bulan lalu. Sebagian cabang olahraga menyewa pelatih yang sudah berpengalaman melatih tim profesional.

Sejak dilaksanakan pertama kali pada tahun 1982, PWI Sulsel tercatat sudah dua kali keluar sebagai juara umum, yakni pada Porwanas I Semarang Tahun 1982, dan Porwanas VII di Banjarmasin tahun 2002.

''Kami mendapat support dari Pemprov Sulsel melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) dan ini merupakan amanah,'' ungkap Pasamangi yang juga menjabat Wakil Ketua PWI Sulsel.

12 Cabang Olahraga

Dari website resmi PWI Pusat (www.pwi.or.id), yang dimuat pada Senin, 24 Agustus 2009, dijelaskan bahwa berdasarkan Keputusan Rapet Kerja SIWO PWI di Hotel Jayakarta Daira, Palembang, 13 Agustus 2009, ditetapkan Porwanas X mempertandingkan 12 cabang olahraga.

Ke-12 cabang olahraga tersebut berikut rincian nomor-nomor yang diperlombakan, sebagai berikut:

1. Atletik : 5000 m lintasan ( < 40 thn dan > 40 thn) – 2 atlet – 2 emas
2. Bilyar : Bola 9 (ganda dan perorangan) – 2 atlet - 2
3. Boling : Beregu dan perorangan (3 atlet) – 4 emas
4. Bridge : Pasangan dan Empat kawan – 2 emas
5. Bulutangkis : Beregu ( 3 pasang ganda) – 6 atlet - 1 emas
6. Bola Voli : 10 atlet – 1 emas
7. Catur : Beregu – 3 atlet – 1 emas
8. Dayung : Beregu – 2 atlet – 1 emas
9. Futsal : 7 atlet – 1 emas
10. Sepakbola : 15 atlet – 1 emas
11. Tenis meja : Beregu (3 pasang ganda) – 1 emas
12. Tenis : Beregu (3 pasang ganda) dan perorangan ganda >36 thn – 2 emas

Anugerah Olahraga, Lomba Karya Tulis, dan Foto Olahraga

Selain pertandingan olahraga, PWI Pusat juga akan memberikan Anugerah Olahraga 2009, yang penyelenggaraannya berdekatan dengan HPN, Februari 2010. Untuk itu perlu dibuat format nominasi yang dikirimkan ke SIWO PWI Cabang.

Nominasi penghargaan meliputi :
a. Atlet Terbaik – putra dan putri
b. Pelatih Terbaik
c. Pembina Terbaik
d. Pengabdi olahraga (Life time achievement)
e. Penghargaan Khusus (Sponsorship)

Untuk kriteria dan penilaian pemberian anugerah olahraga, PWI Pusat membentuk tim kecil yang terdiri atas Pengurus SIWO PWI Pusat, SIWO PWI Cabang DKI, SIWO PWI Jabar, dan SIWO PWI Sumsel.

Seminar Olahraga

PWI Pusat juga akan menyelenggarakan seminar olahraga yang melibatkan stakeholder olahraga (Menegpora, Ketua KONI Pusat dan daerah, wartawan senior) dengan tema: ''Menyelaraskan Sistem Pembinaan Olahraga Nasional.''

Hasil seminar akan direkomendasikan kepada Presiden termasuk Dekalarasi Satu Tekad Menegpora dan KONI Pusat.

SIWO Peduli Lingkungan

Para peserta Porwanas juga akan diikutkan kegiatan peduli lingkungan dengan melakukan menebar ikan dan menanam pohon.

PWI Sulsel Mantapkan Atlet Hadapi Porwanas

PWI Sulsel Mantapkan Atlet Hadapi Porwanas

Tuesday, 27 October 2009

Makassar, 27/10 (Antara/FINROLL Sports) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan (Sulsel) memantapkan persiapan atlet menghadapi pekan olahraga wartawan nasional (Porwanas) IX yang akan berlangsung pada Februari 2010 di Palembang, Sumsel.

Ketua PWI Sulsel H Zulkifly Gani Ottoh, SH di Makassar, Selasa, mengatakan, atlet dari 12 cabang Olahraga yang akan diikuti kontingen Sulsel menjalani latihan intensif sebagai langkah pemantapan sebelum terjun di arena pertandingan.

Selain latihan fisik, seluruh atlet tersebut juga menjalani tes kesehatan untuk mengetahui kemampuan fisik dan stamina atlet yang juga wartawan dari berbagai media.

"Karena panitia Porwanas telah menetapkan kuota atlet setiap cabang olahraga, maka PWI Sulsel melakukan seleksi cukup ketat untuk mendapatkan atlet yang siap fisik dan mental menghadapi pertandingan, "ujar Zulkifly.

Cabang olahraga yang diikuti kontingen Sulsel terdiri atas sepak bola, bulu tangkis, futsal, bola voli, tenis lapangan, tenis meja, catur, bridge, biliar, atletik, boling, dan dayung.

Sementara itu, Ketua SIWO/PWI Sulsel Piet HS mengatakan, kontingen Sulsel membidik medali emas dari cabang tenis meja dan bulutangkis, sementara tim futsal minimal mempertahankan medali perunggu yang diraih pada Porwanas 2007 di Samarinda Kaltim.

Menurut Piet, latihan atlet pada setiap cabang olahraga terus dipacu disamping melakukan pertandingan ujicoba dengan tim cabang olahraga dari berbagai instansi maupun tim setempat.

Bahkan, beberapa cabang olahraga akan melakukan pertandingan ujicoba ke sejumlah kabupaten melawan tim daerah setempat diantaranya ke kabupaten Bantaeng, Sidrap, dan Enrekang.