Selasa, 25 Januari 2011

Fit and Propert Test KI Sulsel Digelar Pekan Depan


Fit and Propert Test terhadap calon komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Selatan segera diselenggarakan. Sebanyak 12 calon (seorang di antaranya adalah wartawan) akan berhadapan dengan tim penguji, yakni anggota Komisi D DPRD Sulsel yang berjumlah 15 orang. Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan Komisi D DPRD Sulsel, fit and properts test akan dilaksanakan selama tiga hari, yakni Senin (31 Januari 2011) sampai dengan Rabu (2 Februari 2011)


---------------------------

Fit and Propert Test KI Sulsel Digelar Pekan Depan

Harian Ujungpandang Ekspres, Makassar
Rabu, 26-01-2011
http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=60307

MAKASSAR, UPEKS--Fit and Propert Test terhadap calon komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sulawesi Selatan segera diselenggarakan. Sebanyak 12 calon akan berhadapan dengan tim penguji, yakni anggota Komisi D DPRD Sulsel yang berjumlah 15 orang.

Demikian dijelaskan Ketua Komisi D DPRD Sulsel, A Hery Suhari Attas usai menggelar rapat pembahasan Fit and Propertest KIP di ruang Komisi D DPRD Sulsel, Selasa, 25 Januari 2011.

Menurutnya, jadwal fit and propert test tersebut dimulai Senin hingga Rabu (31/1-2/2) mendatang. Untuk itu, sepekan Komisi D mulai melakukan persiapan bahan ujian. Rabu, calon komisioner yang akan mengikuti ujian diminta untuk segera memasukkan visi misi. Begitupula gagasan singkat mereka sebanyak 3 halaman.

"Jadwal sudah fix. Kami sudah melakukan persiapan sejak hari Minggu hingga Jumat pekan ini. Senin hingga Rabu pekan depan, kita sudah mulai menguji. Mulai Senin setiap harinya kita akan menguji empat calon," ucapnya.

Adapun pedoman teknis yang akan dilakukan bahan ujian, lanjut Wakil Ketua Fraksi PDK tersebut, di antaranya keterampilan komunikasi. Begitupula human realation, kedalaman wawasan, pengalaman manajerial, serta kedalaman tanggapan masyarakat atas visi misi. Terpenting gagasan singkat yang diajukan calon.

Hery mengungkapkan, pada hari pertama, Senin 31 Januari 2011, tim penguji akan menguji empat calon, yakni A Risma Dewi Endriana Jayadi, Abdul Haeba Ramli, Alamsyah, dan Andi Ardin. Pada hari kedua, 1 Februari 2011, akan diuji Asnawin, Aswar Hasan, Herry Hamzah, dan Jalaluddin Rahman. Hari ketiga, 2 Februari 2011, tim penguji akan menguji Mattekawan, Hidayat Nahwi Rasul, Muhammad Ali, dan Rayudaswati Budi.

"Pedoman teknis kita ada empat poin. Yakni melihat bagaimana komunikasi dan human relation calon. Melihat tingkat kedalaman wawasan mereka dan menggali pengalaman manajerial komisioner, serta meminta tanggapan masyarakat atas visi misi dan gagasan singkat mereka," katanya.

Dari hasil fit and propert test ini, ucap Hery, Komisi D akan menggelar rapat pleno di komisi. Rapat pleno mendengarkan seperti apa penilaian-penilaian dari tim penguji. Hasilnya akan dilaporkan ke pimpinan DPRD. Kemudian dilanjutkan hasil fit and propert test lalu diserahkan ke gubernur untuk ditetapkan dalam rapat Paripurna.

Senin, 24 Januari 2011

Sulsel Miliki 76 Media Cetak, 28 Radio, dan 3 Televisi Lokal

BUKU ''Data Pers Nasional 2010'' memuat data media cetak dan media elektronik seluruh Indonesia. Di Sulsel, media cetak harian 8 (delapan), media cetak mingguan 33, dan media cetak bulanan 32. Media pers radio di Sulsel tercatat sebanyak 28, sedangkan stasiun televisi 3 (tiga), yakni Fajar TV, Makassar TV, dan Mitra TV. (int)

Minggu, 23 Januari 2011

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan.


-----------------------------

Ketua PWI Perwakilan Sidrap Siap Lakukan Pembaharuan

Setelah terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Sidrap periode 2011-2014, Hasman Hanafi langsung menyatakan tekadnya melakukan pembaharuan. Wartawan harian Ujungpandang Ekspres itu berjanji akan memberdayakan pengurus, membuat program kerja yang benar-benar dibutuhkan oleh wartawan, pemerintah dan masyarakat Sidrap dan Enrekang, serta membenahi sekretariat PWI Perwakilan Sidrap.

Tekad tersebut diungkapkan dalam beberapa kesempatan, antara lain pada Rapat Kerja PWI Sulsel di Makassar, Sabtu, 15 Januari 2011, serta sesaat setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Sidrap, di Hotel Grand Zidny Pangkajene Sidrap, Sabtu, 8 Januari 2011.

“Saya tidak mau, pengurus yang ada sekarang ini tidak aktif dalam mewujudkan program kerja PWI Perwakilan Sidrap ke depan,” tegas Hasman yang terpilih menjadi ketua menggantikan Arham Samad.

Pada acara pemilihan ketua PWI Perwakilan Sidrap, Hasman mengungguli Mattau Kulattang (tabloid Indonesia Pos) dengan perolehan suara 16 berbanding 2. Sebenarnya ada 20 suara yang diperebutkan, tetapi dua pemilih lainnya memilih abstain alias tidak menggunakan hak pilihnya.

Mantan Sekretaris Marno Pawessai yang sebelumnya disebut-sebut bakal bersaing memperebutkan kursi ketua, memilih mengundurkan diri sebelum pemilihan dilakukan.

Setelah terpilih sebagai ketua, Hasman kemudian merangkul Marno Pawessai (tabloid Merah Putih Pos) sebagai sekretaris, dan Muh Rizal Bakri sebagai bendahara.

Konferensi PWI Perwakilan Sidrap dihadiri Ketua PWI Sulsel Zulkifli Gani Ottoh SH, yang didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Hasan Kuba, Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan Rifai Manangkasi, Wakil Sekretaris Anwar Mahendra, dan Sekretaris Eksekutif Supriadi.

Sumber berita:
1. Harian Ujungpandang Ekspres
Senin, 10-01-2011
http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=read&newsid=59159
2. Harian Pare Pos
Rabu, 12 Januari 2011
http://www.parepos.co.id/read/34427/10/ketua-pwi-sidrap-minta-pengurus-aktif
3. Hasan Kuba
(Wakil Ketua PWI Sulsel)


[Terima kasih atas kunjungan, komentar, kritikan, dan saran anda di blog http://pwi-sulsel.blogspot.com]

Ketua PWI Perwakilan Pinrang Pilih Thamrin dan Masrul


Ilwan Sugianto SH (Harian Pare Pos) yang terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Pinrang periode 2011-2014, memilih Thamrin Nawawi (Tabloid Lacak) sebagai sekretaris dan Masrul Umur (Tabloid Merah Putih Pos) sebagai bendahara. Ilwan terpilih pada Konferensi PWI Perwakilan Pinrang, di Baruga Lappo Ase Pinrang (bekas Rumah Jabatan Bupati Pinrang), Sabtu, 8 Januari 2011.


------------------------

Ketua PWI Perwakilan Pinrang Pilih Thamrin dan Masrul

Ilwan Sugianto SH (Harian Pare Pos) yang terpilih sebagai Ketua PWI Perwakilan Pinrang periode 2011-2014, memilih Thamrin Nawawi (Tabloid Lacak) sebagai sekretaris dan Masrul Umur (Tabloid Merah Putih Pos) sebagai bendahara.

Ketua terpilih, Ilwan Sugianto, mengaku optimis dirinya bersama orang-orang yang dimasukkan dalam kepengurusan akan mampu menjawab beragam tantangan yang ada, khususnya dalam pembinaan wartawan di Bumi Lasinrang.

''Peningkatan kualitas wartawan di Bumi Lasinrang sasaran utama pada awal kepemimpinan saya, karena kami menyadari betul kapasitas dan kemampuan jurnalistik rekan-rekan wartawan lokal. Ke depan, pembinaan akan diintesifkan, agar citra kuli tinta di daerah ini akan lebih baik di tengah masyarakat,'' ujarnya setelah terpilih sebagai ketua pada Konferensi PWI Perwakilan Pinrang, di Baruga Lappo Ase Pinrang (bekas Rumah Jabatan Bupati), Sabtu, 8 Januari 2011.

Ilwan mengatakan, peningkatan kualitas SDM wartawan yang ada harus menjadi perhatian serius dalam masa kepemimpinannya.

''Saya berharap teman-teman dapat memupuk rasa kebersamaan dan tidak terpecah belah. Saya juga berharap teman-teman wartawan yang ada di kabupaten Pinrang mampu mengambil peran penting dan menjadi pionir dalam pembangunan di daerah ini,'' tuturnya.

Pada konfrensi tersebut, Ilwan terpilih sebagai ketua setelah meraih suara terbanyak dari tiga calon ketua. Ilwan merebut 10 dari 16 suara yang diperebutkan, sedangkan Andi Nanrang Napi (tabloid Indonesia Pos) meraih 5 Suara, dan Abidin Santian (tabloid Indonesia Pos) meraih 1 suara.

Konferensi dihadiri Ketua PWI Sulsel Zulkifli Gani Ottoh SH, Wakil Bupati Pinrang Drs HA Kaharuddin Machmud, mantan Ketua PWI Perwakilan Pinrang Nasri Aboe, serta sejumlah wartawan dan undangan. Dari PWI Sulsel juga hadir Wakil Ketua Bidang Organisasi Hasan Kuba, Wakil Ketua Bidang Pembelaan Rifai Manangkasi, Wakil Sekretaris Anwar Mahendra, dan Sekretaris Eksekutif Supriadi.


Wakil Bupati Pinrang Kaharuddin Machmud, mengatakan, menjadi wartawan bukanlah pekerjaan gampang, bahkan sebaliknya pekerjaan wartawan itu sulit, karena membutuhkan keahlian dan keberanian tersendiri.

''Menjadi seorang jurnalis harus berani, jangan jadi wartawan kalau penakut. Beranilah mengeritik siapapun sepanjang data dan faktanya adalah kebenaran.,'' katanya.

Menyinggung pendidikan dan pembinaan bagi wartawan, Kaharuddin mengatakan Pemkab Pinrang siap memberikan dukungan, karena peningkatan kualitas SDM wartawan memang diperlukan, baik oleh wartawan dan media massa, maupun oleh pemerintah.


Sumber berita:
1. Radio Susia FM
Senin, 10 Januari 2011 10:02
http://susiafm.com/index.php/news/638-ilwan-sugianto-terpilih-menjadi-ketua-pwi-pinrang
2. Hasan Kuba
(Wakil Ketua PWI Sulsel)

[Terima kasih atas kunjungan, komentar, kritikan, dan saran anda di blog http://pwi-sulsel.blogspot.com]

Minggu, 16 Januari 2011

Mengenal Anggota Komisi Informasi Pusat

Anggota Komisi Informasi Pusat berjumlah tujuh orang. Di antara tujuh anggota Komisi Informasi Pusat itu, dua orang di antaranya berlatar-belakang wartawan. Mereka adalah Abdul Rahman Ma’mun (40 tahun, mantan produser berita di ANTV, wartawan di Metro TV, serta Redaktur Pelaksana di Majalah Panjimas) dan Ramly Amin Simbolon (56 tahun, wartawan senior yang merupakan salah satu kader terbaik dari Grup Pos Kota, Jakarta.

Rabu, 12 Januari 2011

Ketua PWI Sulsel Ikut Tanda Tangani Poster Protes

Sejumlah wartawan menggelar aksi unjukrasa di fly-over Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu, 12 Januari 2011. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, turut bergabung  dengan pengunjuk rasa dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar dan Koalisi Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi. Illustrasi foto direkam dari http://sangpemburuberita.blogspot.com/2010/10/ketua-kpud-depok-aniaya-dua-wartawan.html.


-----------------------------

Penganiayaan Wartawan:
Ketua PWI Sulsel Ikut Tanda Tangani Poster Protes


Tribunnews.com
Rabu, 12 Januari 2011
http://www.tribunnews.com/2011/01/12/ketua-pwi-sulsel-bergabung-dengan-pengunjuk-rasa

Laporan Wartawan Tribun Timur, Akhwan Ali

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, bergabung dengan pengunjuk rasa dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar dan Koalisi Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi dalam unjuk rasa di flyover, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu, 12 Januari 2011.

Zulkifly ikut membubuhkan tanda tangan pada kertas poster protes yang disodorkan para wartawan. Aksi ini merupakan bentuk protes wartawan Makassar atas kekerasan yang dialami oleh wartawan Tribun Timur, Edi Sumardi, saat melakukan peliputan di Gowa, Senin (10/01/2011) lalu.

Ketika itu, ribuan massa pendukung mantan calon bupati Madusilla Idjo yang marah mempersoalkan Ichsan, sementara massa Ichsan juga menggelar aksi.

Edi telah melaporkan kasus yang menimpanya ke Polres Gowa. Aksi solidaritas digalang Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Makassar dan Koalisi Perlindungan Jurnalis.

Editor: Dahlan Dahi  |  Sumber: Tribun Timur

[Terima kasih atas kunjungan, komentar, kritikan, dan saran anda di blog http://pwi-sulsel.blogspot.com]